Wednesday, September 23, 2015

(menuju) Krisis ekonomi, rupiah keok

Gara-gara Pemerintah terus menghindar bila dikatakan perekonomian nasional sedang menuju krisis ekonomi, akibatnya di jajaran Pemerintahan sendiri terkesan tak ada "sense of crisis' ketika kondisi ekonomi nasional semakin memburuk. Sampai kapan mau bertahan dengan sikap angkuh seperti itu? Sementara kebijakan ekonomi terbaru yang dilakukan Jokowi pada 1 September 2015 lalu, dinilai oleh ekonom senior Iwan Jaya Azis, tak lebih sebagai 'kebijakan sandal jepit". maksudnya, itu hanya kebijakan ekonomi yang sifatnya ecek-ecek saja, makanya para pelaku ekonomi khususnya dunia usaha, tak begitu berpengaruh atau tidak begitu merespons kebijakan Jokowi itu.





Pemerintah jangan meniru kebiasaan burung ONTA dunk!
kalo ada bahaya mengancam dirinya, maka dia benamkan kepalanya ke dalam lubang atau gorong-gorong. 
Dikiranya dengan dia tak bisa melihat apa-apa itu, dirinya sudah aman dari mara bahaya!
Rezim Soeharto menjelang krismon 1997-1998 dulu juga mirip burung Onta itu sikapnya, 
selalu mengatakan ke rakyat bahwa kondisi macroeconomi Indonesia aman-aman saja. Tak tahunya?

No comments:

Post a Comment