Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution menyatakan
negara ini tengah dilanda empat krisis dalam waktu bersamaan. Bahkan
kondisi tersebut disebut-sebut lebih parah dari krisis 1997-1998.

Anwar menyebut, empat krisis yang membelit Indonesia, antara lain,
pertama, krisis harga komoditas primer yang sudah jatuh sejak 2011 pada
era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kedua, lanjutnya,
krisis tingkat suku bunga utang luar negeri meningkat, sehingga aliran
modal asing keluar secara besar-besaran.